Ayo Sayang Langkahkan Kakimu Bagian 3

Tonggak Perkembangan: Keterampilan yang dikembangkan pada rentang usia ini: • Melompat di tempat. • Menendang bola dengan posisi statis. • Melompat dari kotak berukuran 30 cm dengan satu kaki di muka. • Berjalan naik dan turun tangga sendiri. Stimulasi * Ajak anak main tendang bola agar keterampilan motorik kasarnya lebih terasah. * Ajak anak bermain lompat bersama agar kakinya lebih kokoh ketika melakukan gerakan melompat dan lebih mampu mengembangkan keterampilannya. * Ajak anak mencoba naik dan turun tangga.

Aktivitas tersebut tergolong kegiatan favorit di rentang usia ini. Perhatian: Dampingi anak ketika hendak memberikan stimulasi melompat atau naik turun tangga. Melompat dapat dilakukan di luar ruangan, semisalnya di taman yang berumput. Pendampingan diperlukan ketika si batita sedang melakukan aktivitas ini karena dikhawatirkan terjatuh. Pasalnya, batita belum mampu mengukur dengan baik kemampuannya. Bisa-bisa ketika sedang naik atau turun tangga ia terjatuh dan tidak mau mencoba lagi.

Usia 25-36 Bulan

Pada rentang usia ini, anak telah yakin dengan kemampuannya. Dia mulai senang terlibat dengan permainan yang dilakukan bersama, seperti: bermain benteng, tangkap kucing, dan lain-lain. Anak juga mulai menikmati meloncat dan memanjat. Tonggak Perkembangan: • Berjalan naik tangga satu per satu langkahnya tanpa berpegangan pada pagar tangga. • Mampu berjalan dengan baik. • Berdiri sebentar dengan satu kaki. • Melempar bola di atas kepala. • Melompat ke depan dengan satu kaki. • Berjalan di balok keseimbangan.

Stimulasi: * Ajak batita bermain lempar bola. Untuk memancing anak melempar bola yang tinggi, ajaklah beberapa anak sekaligus dan minta mereka saling melempar. * Sesekali ajak anak bermain yang banyak melakukan kegiatan melompat ke depan untuk mengembangkan keterampilannya berjalan. * Dampingi anak ketika berjalan di balok keseimbangan. Bila ini merupakan kesempatan pertama, berjalanlah di balok keseimbangan yang tidak terlalu tinggi terlebih dahulu dan berikan kesempatan kepada anak untuk berpegangan. Selanjutnya dapat lebih ditingkatkan kembali keterampilannya.

Perhatian: Untuk melakukan aktivitas melompat, pilihkan tempat seperti lapangan berumput agar ketika terjatuh tidak sakit. Atau, gunakan kasur tipis sebagai pelindung. Pilih busana yang sportif ketika si batita sedang mengembangkan keterampilan berjalannya. Saat belajar melompat sebaiknya gunakan celana pendek. Hindari menggunakan rok yang panjang semata kaki karena rok bisa terinjak dan menyebabkan jatuh.

Berikut ini adalah informasi lengkap mengenai program kerja kesehatan FSJ Jerman bagi Anda yang tertarik bekerja di Jerman.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *